Mahasiswa KKN Angkatan 77 UIN Alauddin Makassar Bersama Universitas Patria Artha Gelar Penyuluhan Kesehatan Stunting di Desa Sanrobone

  • 11 Februari 2026
  • 04:30 WITA
  • Program Studi Ekonomi Islam UIN Alauddin Makassar
  • Berita

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 77 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar bekerja sama dengan Universitas Patria Artha (UPA) menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai stunting bagi masyarakat Desa Sanrobone. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 12 Agustus 2025, sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Penyuluhan kesehatan stunting ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya risiko permasalahan gizi pada ibu hamil, bayi, dan balita di berbagai wilayah pedesaan. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Dampak stunting tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan kognitif, kesehatan jangka panjang, serta produktivitas di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. 

kegiatan ini diikuti oleh warga Desa Sanrobone, khususnya para ibu, kader kesehatan, serta aparat desa. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi dan keaktifan warga selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar bersama tim dari Universitas Patria Artha menyampaikan materi penyuluhan secara sistematis dan komunikatif agar mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan.

Materi penyuluhan yang disampaikan mencakup pengertian stunting, faktor penyebab terjadinya stunting, dampak jangka pendek dan jangka panjang, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di tingkat keluarga dan lingkungan. Penekanan utama diberikan pada pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita, penerapan pola asuh yang tepat, pemberian ASI eksklusif, pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin, serta menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan.

 Salah satu mahasiswa yang terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah Nur Athira, mahasiswa KKN Posko 2 Dusun Bontowa. Dalam kegiatan tersebut, Nur Athira turut berperan dalam pendampingan masyarakat, membantu penyampaian informasi kesehatan, serta berinteraksi langsung dengan warga untuk memberikan edukasi terkait pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Keterlibatan mahasiswa secara langsung diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus membangun kedekatan emosional antara mahasiswa dan warga desa.

 Kegiatan penyuluhan ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah Desa Sanrobone serta tenaga kesehatan setempat. Kehadiran aparat desa dan tenaga kesehatan menjadi bentuk sinergi yang positif antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan pemerintah desa dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong keberlanjutan program edukasi kesehatan, khususnya dalam menekan angka stunting di Desa Sanrobone.

 Melalui kegiatan penyuluhan kesehatan stunting ini, mahasiswa KKN Angkatan 77 UIN Alauddin Makassar bersama Universitas Patria Artha berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya kesehatan ibu dan anak sebagai investasi jangka panjang untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

 Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat, serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan tanggung jawab sebagai insan akademik.